Skip to main content

Posts

Showing posts with the label SPK

Penyelesaian Masalah MADM Dengan TOPSIS

Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) didasarkan pada konsep dimana alternatif terpilih yang terbaik tidak hanya memiliki jarak terpendek dari solusi ideal positif, namun juga memiliki jarak terpanjang dari solusi ideal negatif. TOPSIS banyak digunakan dengan alasan:  Konsepnya sederhana dan mudah dipahami;  Komputasinya efisien; dan  Memiliki kemampuan untuk mengukur kinerja relatif dari alternatif-alternatif keputusan dalam bentuk matematis yang sederhana. Langkah-langkah penyelesaian masalah MADM dengan TOPSIS Membuat matriks keputusan yang ternormalisasi; Membuat matriks keputusan yang ternormalisasi terbobot; Menentukan matriks solusi ideal positif & matriks solusi ideal negatif; Menentukan jarak antara nilai setiap alternatif dengan matriks solusi ideal positif & matriks solusi ideal negatif; Menentukan nilai preferensi untuk setiap alternatif.

Weighted Product

Weighted Product (WP) Metode Weighted Product (WP) menggunakan perkalian untuk menghubungkan rating atribut, dimana rating setiap atribut harus dipangkatkan dulu dengan bobot atribut yang bersangkutan.  Proses ini sama halnya dengan proses normalisasi.  Preferensi untuk alternatif Ai diberikan sebagai berikut: Dengan i=1,2,...,m; dimana wj = 1.  wj adalah pangkat bernilai positif untuk atribut keuntungan, dan bernilai negatif untuk atribut biaya. Contoh: Suatu perusahaan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ingin membangun sebuah gudang yang akan digunakan sebagai tempat untuk menyimpan sementara hasil produksinya.  Ada 3 lokasi yang akan menjadi alternatif, yaitu:  A1 = Ngemplak,  A2 = Kalasan,  A3 = Kota Gedhe.

Metode Optimasi Dengan Alternatif Terbatas

Fokus Masalah Turban (2005) mengkategorikan model sistem pendukung keputusan dalam tujuh model, yaitu: Model optimasi untuk masalah-masalah dengan alternatif-alternatif dalam jumlah relatif kecil. Model optimasi dengan algoritma. Model optimasi dengan formula analitik. Model simulasi. Model heuristik. Model prediktif. Model-model yang lainnya. Model optimasi untuk masalah-masalah dengan alternatif-alternatif dalam jumlah relatif kecil. Model ini akan melakukan pencarian terhadap solusi terbaik dari sejumlah alternatif.  Teknik-teknik untuk penyelesaian masalah ini antara lain dengan menggunakan tabel keputusan, pohon keputusan, atau beberapa metode pada MADM. 

Simple Additive Weighting

Simple Additive Weighting (SAW) Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot.  Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut (Fishburn, 1967)(MacCrimmon, 1968).  Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (X) ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada.  Formula untuk melakukan normalisasi tersebut adalah sebagai berikut: Dengan rij adalah rating kinerja ternormalisasi dari alternatif Ai pada atribut Cj; i=1,2,...,m dan j=1,2,...,n.  Nilai preferensi untuk setiap alternatif (Vi) diberikan sebagai: Nilai Vi yang lebih besar mengindikasikan bahwa alternatif Ai lebih terpilih.  Contoh 1 Suatu institusi perguruan tinggi akan memilih seorang karyawannya untuk dipromosikan sebagai kepala unit sistem informasi. Ada empat kriteria yang digunakan ...

Pemodelan Sistem Pendukung Keputusan

Pemodelan Pemodelan merupakan suatu upaya untuk melakukan analisis sistem pendukung keputusan (SPK) dengan cara meniru bentuk nyata-nya daripada melakukannya pada sistem nyata.  Alasan Penggunaan Model Manipulasi model (seperti mengubah variabel) akan lebih mudah dilakukan daripada melakukannya pada sistem nyata. Model dapat menghemat waktu. Biaya untuk menganalisis model jauh lebih murah jika dibandingkan dengan mengaplikasikannya pada sistem nyata. Resiko kesalahan pada bentuk model dengan melakukan trial & error (coba-coba) jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan melakukannya pada sistem nyata. Lingkungan bisnis yang banyak mengandung ketidakpastian. Model matematika dapat menganalisis kemungkinan solusi dalam jumlah yang lebih banyak bahkan tidak terbatas. Model meningkatkan pembelajaran & pelatihan. Model-model dan metode-metode untuk mendapatkan solusi telah tersedia di web. Ada beberapa Java applet (atau pemrograman web lainnya)...

Sistem Pendukung Keputusan

Dukungan untuk para pengambil keputusan, dalam situasi semiterstruktur atau terstruktur yang dilakukan secara bersama-sama antara keputusan dari pengambil keputusan dengan informasi terkomputerisasi.  SPK Dukungan untuk semua level menejerial, mulai dari eksekutif tingkat atas sampai kelas manajer  Dukungan untuk semua individu dalam kelompok  Keputusan dapat diambil sekali, beberapa kali atau berulang   Mendukung dalam semua tahap proses pengambilan keputusan  Mendukung dalam beberapa model pengambilan keputusan  Bersifat adaptif dan fleksibel  Mudah dan nyaman digunakan  Meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan  Dikendalikan sepenuhnya oleh pengambil keputusan selama proses penyelesaian masalah  Sistem dapat dikembangkan dengan mudah  Memiliki kemampuan untuk menganalisis situasi pengambilan keputusan  Memiliki kemampuan untuk mengakses data dari berbagai sumber, berbagai format, tipe, dll.  ...

Pemodelan Keputusan

Proses Pemodelan Keputusan Alasan perlunya pemodelan: Proses membuat suatu keputusan bukanlah sebuah proses yang mudah.  Beberapa tahap harus dilalui untuk mendapatkan keputusan yang tepat. Turban (2005) Mengusulkan empat tahapan yang harus dilalui dalam membentuk suatu keputusan   Identifikasi Masalah Pada tahap ini akan dilakukan identifikasi terhadap permasalahan yang ada terkait dengan:  Kebutuhan-kebutuhan untuk menyelesaikan masalah,  Beberapa peluang yang ditemukan dalam penyelesaian masalah.  Secara lebih detil, pada tahap ini dilakukan serangkaian aktivitas sebagai berikut. Mengidentifikasi tujuan organisasi atau tujuan pencapaian masalah. Mengidentifikasi prosedur-prosedur yang perlu disiapkan dalam mencari atau melacak adanya permasalahan.

Definisi Umum Sistem Pendukung Keputusan

Definisi Sistem Sistem adalah koleksi dari objek-objek, seperti: manusia, sumber daya, konsep, dan prosedur yang diharapkan dapat:  Membentuk fungsi yang dapat dikenali, atau Menyediakan maksud (tujuan) tertentu. Turban (2005) Karaketeristik Sistem Kinerja Sistem Efektivitas, derajat yang mana suatu tujuan dapat dicapai (difokuskan pada hasil akhir). “Melakukan sesuatu yang tepat” Efisiensi, ukuran penggunaan input (sumber daya) untuk mencapai output. “Melakukan sesuatu dengan tepat”